MARI BELAJAR MENULIS!!!

Posted: June 7, 2011 in Artikel

*Muhammad Ery Zulfian (El-Himmah)

Guys, Alhamdulillah kali ini gue nelurin satu tulisan lagi. Kalau sudah gosipin tentang tulis-menulis, gue malah nge’khayal biar bisa selalu produktif. Nah, untuk itu gue pengen ngasah tulisan-tulisan gue biar lebih mantap, minimal ya kayak Kang abik lah atau Mba Asma Nadia. Hehe. Kebayang nggak kalau nanti nama gue (Muhammad Ery Zulfian), bisa nulis beberapa buku fenomenal, fiiuh ngekhayal keras nih judulnya. Tapi doakan aja ya teman-teman terutama tiap habis sholat Tahajud. Aamiin.

Nah, about menulis, gue punya tulisan yang insya Allah elu-elu pada tertarik buat ngebacanya. Makanya jangan kemana-mana, tetap stay tune (emang radio) di sini. Okey, pernah dengar istilah seperti ini “Penulis yang baik adalah pembaca yang baik?”. Ya, kebanyakan seorang penulis suka membaca, tetapi sebaliknya seorang kutu buku belum tentu suka menulis. Gimana sepakat? Kalau nggak sepakat ya udah. Hehe. Tahu kan sama Jepang? Itu lo negeri yang pernah mempromosi’in gue sebagai aktor iklan shampo di majalah Sun City Edisi 15. Becanda. He..

Tuh negeri pernah memberitakan bahwasanya koran terbesar mereka setiap harinya bisa terbit dengan jumlah oplah empat kali lebih besar dari jumlah penduduk Jepang itu sendiri looo. Waw amazing? Emang kalau kelebihan koran, terus korannya diapaain yak, dijadikan buat taplak meja atau bungkus kacang yak atau jangan-jangan Jepang membuat binatang yang suka makan koran. Tenang-tenang, nggak bakalan ko kayak gitu, yang kudu kita garis bawahi adalah keberanian penerbit untuk mencetak jumlah sebesar itu adalah sebuah prestasi sekaligus menaruh kepercayaan kepada masyarakat bahwa masyarakat di sana memang gila-gila membaca. Banyak lo penulis besar yang berhasil karena diawali dari kebiasaannya membaca., termasuk juga gue nih v^_^v

Membaca adalah salah satu cara untuk mendapatkan informasi yang bisa kita tuangkan dalam satu tulisan. Percaya nggak menulis itu adalah suatu keterampilan, bukan bakat terpendam yang banyak dikatakan orang. Bila dianalogikan, seperti seorang anak kecil yang mulanya tidak bisa sama sekali mengayuh sepeda. Dia pasti mengawalinya dengan sepeda roda tiga (hehe, sepeda Sinchan), kemudian beranjak roda dua meski masih tertatih-tatih, lalu mengendarai dengan lancar dan kemudian mengganti sepeda yang lebih besar. Makin sering kita latih, makin lihai pulalah kita menulis). Nah, dalam bersepeda kita terkadang jatuh, berarti tulisan kita masih belum berkualitas di mata pembaca karena kunci keberhasilan seorang penulis ada di pembaca, apa nanti menjadi perpustakaan pribadinya atau hanya tergeletak di keranjang sampah.

Bila bicara untuk apa menulis, kita berbicara pula tentang niat seseorang. Ada yang ingin sekadar populer supaya masyarakat luas mengenal sosoknya atau juga ingin mencari uang karena tulisannya sudah terbit di suatu media cetak tertentu. Yakinlah insya Allah kepopuleran dan memiliki materi itu adalah efek samping dari kegiatan kita menulis. Bersyukurlah karena niat utama kita adalah memberikan ilmu kepada orang lain, berdakwah di jalan-Nya, mengucapkan diri, menyampaikan pikiran dan perasaan serta bisa menjadi penolong seseorang. Bukankah ilmu yang bermanfaat adalah salah satu pahala yang terus mengalir dan takkan pernah putus hingga hari akhir. Subhanallah. Maka dari itu, sudahkah anda menulis pada hari ini sahabat? Jikalau belum, mari kita menulis!!!

Advertisements

AKSI “MULUNG” SAMPAH

Posted: March 28, 2011 in Perjalanan Crispy

Oleh: *Muhammad Ery Zulfian

Ahad, 27 Maret 2011 tepatnya pukul 07.30 WITA, kader Forum Lingkar Pena Cabang Banjarbaru berkumpul di Taman Van Der Pijl atau Taman Kota Banjabaru dalam rangka aksi “mulung” sampah, bagi brosur dan stiker. Aksi ini bekerjasama dengan komunitas Jempol Merdeka Banjarbaru yang biasanya rutin mengadakan aksi tersebut di Murjani dan sekitarnya. Nah, FLP Banjarbaru sendiri ikut aksi ini dalam pembaharuan, yaitu membuat design sticker yang bertemakan sampah kota, isi tulisannya pun unik yaitu “Mun Banjarbaru bersih kita jua nang nyamannya‘ serta tulisan di brosur yang dirangkai apik oleh seorang kader FLP Banjarbaru sendiri. Aksi ini dimulai dari taman menuju Lapangan Murjani sambil membawa spanduk bertuliskan “Kota Bukan Tempat Sampah” Di sana terlihat lambang Pemko Banjarbaru secara khusus, tetapi tidak menutup kemungkinan juga isi dari spanduk tersebut sebagai sosialisasi untuk semua kota terutama di Kalimantan Selatan. Asyik juga, orang-orang yang lihat pada membaca spanduk dan tulisan di brosur, terutama untuk kesadaran juga bahwasanya sampah adalah salah satu “monster” yang menakutkan bagi masyarakat. Lihat saja karena sampah bisa jadi suatu kota tergenang air kemudian banjir bila hujan tiba. Dampaknya masyarakat juga kan yang kena. Maka dari itu, peran masyarakat sangat diharapkan tidak hanya pihak terkait saja yang action. Masyarakat bisa dengan serius membuang sampah pada tempatnya. Sedangkan pemerintah mengelola Tempat Pembuangan Akhir secara teratur, tidak sekadar membuat kemudian membuang seenaknya. Sebaiknya ada langkah efektif yang luar biasa seperti sampah-sampah tersebut dipisah dan kemudian dijadikan sesuatu yang bermanfaat seperti sampah organik bisa tuh dijadikan sebagai pupuk kompos dan sampah anorganik didaur ulang menjadi kerajinan tangan yang tentu akan memiliki nilai jual.

Usai keliling lapangan murjani, kami kembali ke Taman Van Der Pijl untuk “mulung” sampah bersama. Asyik, tapi sedikit geleng-geleng kepala juga seharusnya masyarakat bisa melihat kenyataan kalau sampah itu adalah sumber penyakit, kok kayak cuek gitu ya. Apa susahnya sih buang sampah pada tempat yang sudah disediakan, kan nggak bayar tuh? Hehe. Beberapa plastik dari hasil mulung kami kumpulkan, alhasil ada sekitar 5-6 plastik yang berisi sampah. Setelah itu kami membentangkan spanduk di tugu adipura Banjarbaru. Dengan begitu semoga adipura yang didapat tidak hanya sekadar prestasi semata, tapi sebagai proyek nyata kalau Banjarbaru itu bebas sampah. Di brosur pun FLP Banjarbaru mengajak untuk menjaga kebersihan tertulis di sana dengan mantap “Ayo dong jadi sosok yang beda, kalau orang lain pada suka bikin kotor, kita harus bisa jadi orang yang cinta sama kebersihan. Nggak usah deh ngelihatin yang katanya cantik, ganteng, pinter, berpendidikan tapi buang sampah aja sok repot!”

Nah, ini merupakan langkah awal untuk menjadi kota bersih, indah dan asri. Apalagi Banjarbaru akan dijadikan sebagai pusat pemerintahan Kalimantan Selatan. Gimana kalau kotor, apa kata dunia? Lingkungan memang sangat penting bagi makhluk hidup terutama manusia, lingkungan yang sehat sangat diharapkan oleh masyarakat. Apabila kotor bahkan sampai rusak, tentu akan berakibat fatal bagi kondisi daerah yang bersangkutan dan berimbas pada ketidaknyamanan penghuni. Usai mulung sampah, kami beristirahat sejenak sambil menyantap hidangan sate maut dari seorang paman yang bertengger di hadapan kami (Ya Alhamdulillah kami ditraktir, hehe). Terimakasih Pak (Salah satu orang di komunitas Jempol Merdeka Banjarbaru. red) atas kerjasamanya kali ini. Tak ketinggalan kami berfoto bersama lalu pulang ke rumah masing-masing. Semoga aksi ”mulung” sampah kali ini mendapat berkah dari-Nya. Insya Allah. Jaya FLP Banjarbaru. Salam Pena!!!

RIHLAH KE PANTAI BATAKAN

Posted: March 7, 2011 in Artikel

*Oleh MUHAMMAD ERY ZULFIAN

Minggu di penghujung Bulan Februari, kami dari Forum Studi Islam Ulul Albab FMIPA Unlam mengadakan rihlah (rekreasi) ke Pantai Batakan. Dalam niat untuk melihat betapa luasnya ciptaan Allah SWT. Rihlah ini adalah salah satu program kerja untuk merefresh kembali otak yang penuh dengan berbagai macam aktivitas, seperti perkuliahan, acara organisasi, praktikum, pretest ataupun final test. Kumpul di Fakultas MIPA Unlam pukul 07.30 WITA dengan wajah sumringah, penuh semangat yang luar biasa. Tak lupa bola sebagai teman bermain di pantai nanti kami bawa. Setelah berbaris dan breifing sejenak untuk memberikan peraturan oleh panitia, dua bus datang dengan senyuman manis. Kami pun beranjak dan mengakhiri breifing dengan doa. 1 bus khusus untuk ikhwan (Laki-laki) dan 1 busnya lagi untuk akhwat (Perempuan). Awalnya diperjalanan begitu seru, pemandangan samping kanan-kiri begitu indah, apalagi banyaknya gunung yang berjejer indah ketika di Kabupaten Tanah Laut dan sekitarnya.

Tiba-tiba, ada satu hal yang janggal. Oleh supir terpaksa bus yang kami tumpangi (bus ikhwan) diberhentikan. Pak Supir pun mulai mmemeriksa mesin yang aneh tersebut, ternyata oli bus tumpah lantaran bocor. Terpaksa kami keluar semua. Pemandangan masih menarik, kami pun tak lupa untuk foto-foto, disawah terutama yang begitu hijau. Mau tidak mau bus akhwat pun terpaksa berhenti untuk menunggu. Kira-kira selama 15 menit diperbaiki akhirnya kami disuruh sang supir untuk mendorong bus sama-sama. Hitungan 1.. 2.. 3. Ya kami pun memulai, alhasil bus masih ngambek (tak mau jalan. red). Ya supir pun akhirnya gak bisa memaksa, kami disuruh untuk ngungsi ke bus akhwat, kira-kira saat itu ada 20 ikhwan. Tahu nggak jubelnya kayak apaan? kayak pasar malam minggu. Hehe. Saya dengan setia berdiri seperti teman Saya yang lain, padahal jarak untuk Ke Batakan masih puluhan kilometer lagi. Walaupun begitu kami tetap enjoy aja. Luar biasanya kebersamaan apalagi sambil berdiri.

Setiba di Pantai Batakan, akhirnya kami saling berhamburan sekitar 10 menit untuk merilekskan badan, tapi setelah itu berkumpul kembali untuk breifing pembukaan dan sedikit taujih (masukkan ilmu agama). Setelah itu ikhwan dan akhwat berpisah dan  kami pun dari ikhwan saling ta’aruf  berkeliling, memperkenalkan biodata diri masing-masing. Nah, setelah itu kami pun berbaur, ada yang bermain bola, ada yang naik kuda, ada yang naik pohon untuk menghirup udara segar. Indah nian ciptaan Allah.. Begitu mempesona alam sekitar. Tapi yang sangat disayangkan, nggak ada yang ke pantai untuk mandi, itu dikarenakan air dalam kondisi pasang, banyak tumbuhan air seperti ilung yang berserakan. Pantai pun tenggelam oleh air. Nah, walau nggak mandi, kami tetap menikmatinya seraya bertasbih. Tiba tengah hari, tak lupa kami untuk sholat dan makan berjamaah. Wah makannya kali dibuatin akhwat, mereka sengaja manggang ayam bakar, nikmatnya luar biasa, gak kerasa perut yang dari pagi tadi kosong sekarang sudah terisi. Ya ini semua rezeki dari Allah. Usai itu kami pun  berfoto ria, tak lepas canda tawa keluar dari mulut masing-masing kader, permainan-permainan yang membutuhkan logika punakhirnya terekam dalam pikiran kami.

Setelah rangkaian rihlah selesai, tiba saatnya untuk pulang. Nah, bus yang diperbaiki pagi tadi ternyata susah untuk bisa jalan kembali, oleh karena itu bus dari Banjarbaru dipanggil satu lagi untuk menumpang kami (ikhwan). Waktu pulang, tak lupa kami berkunjung ke Wisata Kayangan (Pelaihari). Naik gunung dengan energi yang tersisa, kami tetap fun malah ada yang sempat berucap asyik jalan-jalan kayak gini, apalagi sempat naik gunung. Disana kami berfoto ria. Memandang matahari yang terbenam, tak lupa menyempatkan diri untuk Sholat Maghrib. Lengkap sudah agenda rihlah kali ini karena waktu jualah yang memisahkan kami. Setelah itu semua kader langsung menuju bus dan pulang dengan hati gembira serta semangat baru yang luar biasa. Insya Allah, banyak hikmah yang bisa kami ambil.

ENSIKLOPEDIA ANAK SHALEH!!!

Pertama di Indonesia Buku Direct Selling dengan Cover Teknologi 3 Dimensi dan Metalized

Ensiklopedia Anak Shaleh (EDIAS) merupakan ensiklopedia anak dengan beragam topik keislaman yang sangat dibutuhkan setiap keluarga muslim. Edias terdiri dari 12 jilid yang setiap jilidnya dilengkapi dengan anotasi, glosarium dan evaluasi diri. Setiap halamannya juga diperkaya dengan ilustrasi dan desain menarik sehingga enak dibaca da tentu tidak menjenuhkan. Paket ini juga dilengkapi kemasan khusus Permainan Anak Shaleh (PAS) dan Game Interaktif Anak Shaleh (GIRAS) yang merupakan bentuk permainan islami. Satu lagi tentunya sangat penting diketahui oleh setiap orang tua ada Tips dan trik Edias yang berisi 7 panduan ringkas dan praktis bagi orang tua yaitu meliputi ibadah, pendidikan, sikap perilaku, kesehatan, dunia bermain dan petualangan, Ilmu pngetahuan dan teknologi, lingkungan hidup dan mengenal dunia ghaib.

Tema di 12 Jilid itu adalah:

1. Mengenal Islam

2. Rukun Iman

3. Rukun Islam

4. Sumber Ajaran Islam

5. Akhlak Anak Shaleh

6. Sifat Anak Shaleh

7. Nabi Muhammad Idolaku

8. Mengenal Para nabi

9. Sahabat Nabi

10. ilmuwan Muslim

11. Peristiwa bersejarah dalam Islam

12. Warisan Suci Bersejarah

Spesifikasi Buku:

12 Jilid

2040 halaman

Ukuran 21 cm x 29,7 cm

Kertas Matt paper 150 gram

Hard Cover Kombinasi 3D dan Metalized

Bonus: Game Interaktif dan Permainan Anak Shaleh

Kemasan Box Eksklusif

Pembaca Ahli:

Prof. DR. Conny R Semiawan

Prof. DR Arief Rachman

DR. Seto Mulyadi (Kang Seto)

DR. Halid Alkaf

Kata Pengantar:

Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia

Menteri Agama Republik Indonesia

Penulis:

DR. Zubair Ahmad, M. Ag

DR. Syahrul A’dam, M. Ag

Musun Azali Amrullah, M. Ag

M. Syarif Hidayatullah

Tri Astutik Haryati, M. Ag

Dhuha Hadiansyah M. Hum

Arief Rahman Hakim, M. Hum

Keterangan Untuk Buku:

Kalau kotor bisa di lap dengan sedikit kain basah

Ilustrasi gambar (animasi dan gambar nyata)

Penerbit:

NAYLAL MOONA

Utak-Atik:

Wawww keren kan, siapa atuh yang gak mau anaknya jadi shaleh atau shalehah. Ingat jadikan anak sebagai investasi kita (orang tua) di akhirat kelak. Salah satu amalan yang tak akan putus adalah doa anak yang sholeh/shalehah kepada orang tuanya. Siapa sih yang gak mau anak sendiri doakan kita-kita para orang tua, yuuuk cabut gak usah pikir panjang, anak adalah buah hati yang teramat indah dan sayang kan bila kita gak ngasihkan yang terbaik buat dirinya. Pengen anak sukses kok coba-coba. Langsung aja deh hubungin:

Muhammad Ery Zulfian di (087814678772)

InsyaAllah tak akan ada penyesalan dikemudian hari, yang ada hanya ada kata bahagia bersama keluarga tercinta ^_^

*Untuk harga kita bicarakan via telepon atau sms ya, insyaAllah harga tak ada bandingannya dengan ilmu yang akan diperoleh sang anak atau diri kita sendiri. Dan tentunya anak akan menggantinya jauh lebih banyak dan berlipat kepada anda. Amien, kabulkan Ya Allah.

Yuuuk!!! Pesan sekarang tunggu apa lagi….

 

Tertanda Suvervisor sekaligus Marketing Edias Cabang Banjarbaru

Muhammad Ery Zulfian

Yuuuk!!! Mari berdakwah,

Salam membaca dan Salam edias

Semoga bermanfaat dunia akhirat


RENUNGAN 1 MENIT

Posted: January 17, 2011 in Sebutir Hikmah

Adalah seorang pemuda yang tengah berjalan- jalan ditepi hutan untuk mencari udara segar, ketika dia tengah berjalan, tiba -tiba terdengarlah Bunyi auman suara harimau…
Auuuummmm… .!!!!!

Seekor harimau yang sedang lapar Dan mencari mangsa untuk mengisi perutnya Dan tiba-tiba Sudah berada dihadapan pemuda . pemuda tadi karena takut, diapun berlari semampu dia bisa, Harimau yang sedang lapar tentunya tidak Begitu saja melepas mangsa empuk di depan matanya, harimau itupun mengejar pemuda tadi.

Ditengah kepanikkannya, pemuda tadi masih sempat berdoa, agar diselamatkan dari terkaman harimau,…rupanya doanya dikabulkan, dalam pelariannya dia melihat sebuah sumur tua,..terlintas Dibenaknya untuk masuk kedalam sumur itu,..karena harimau pasti tidak akan mengejarnya ikut masuk kesumur tersebut.
Beruntungnya lagi ternyata sumur tersebut ditengahnya Ada tali menjulur ke bawah, jadi pemuda tadi tidak harus melompat yang mungkin saja bisa membuat kakinya patah karena dalamnya sumur tersebut. Tapi ternyata tali itu pendek Dan takkan sanggup membantu dia sampai kedasar sumur, hingga akhirnya dia bergelayutditengah- tengah sumur, ketika tengah bergelayut. Dia menengadahkan mukanya keatas ternyata harimau tadi masih menunggunya dibibir sumur, Dan ketika dia menunduk kebawah, terdengar suara kecipak air,.. setelah diamati ternyata Ada 2 ekor buaya yang ganas yang berusaha menggapai badannya,. 

Ya Allah bagaimana ini, diatas aku ditunggu harimau, dibawah buaya siap menerkamku, ketika dia tengah berpikir caranya keluar, tiba-tiba dari Pinggir sumur yang Ada lobangnya keluarlah seekor tikus putih

..ciiit…ciiit. .. ….ciit…

yang naik meniti tali pemuda tadi Dan mulai menggerogoti tali pemuda tadi,.. belum hilang keterkejutannya dari lobang Satunya lagi muncul seekor tikus hitam yang melakukan hal sama seperti tikus putih menggerogoti tali yang dipakai pemuda tuk bergelantungan. Waduh …jika tali ini putus, .habislah riwayatku dimakan buaya..!!! Cemas dia berpikir,… jika aku naik keatas ….sudah pasti harimau menerkamku,… jika menunggu disini…lama- lama tali ini akan putus Dan Buaya dibawah siap menyongsongku. .. Saat itulah dia mendengar dengungan rombongan lebah yang sedang mengangkut madu untuk dibawa kesarang. 

Mereka,.. dia mendongakkan wajahnya keatas.. Dan tiba-tiba jatuhlah setetes madu dari lebah itu langsung tertelan ke mulut pemuda tadi. Spontan pemuda tadi berkata…Subhanallah ..Alangkah manisnya madu Ini,..baru sekali ini aku merasakan madu semanis Dan selezat ini…!!! Dia lupa akan ancaman buaya Dan harimau tadi.

Tahukah kamu, inti dari cerita diatas… ^^,,

Pemuda tadi adalah Kita semua, harimau yang mengejar adalah maut Kita sedangkan ajal memang selalu mengejar kita, jadi ingatlah akan mati. Dua ekor buaya adalah malaikat Munkar dan Nakir yang menunggu kita di alam kubur nantinya . Tali tempat pemuda bergelayut adalah panjang umur kita,..jika talinya panjang maka pendeklah umur kita, jika talinya pendek maka panjanglah umur kita. Tikus putih dan tikus hitam adalah dunia kita, siang dan malam yang senantiasa mengikis umur kita. Madu setetes adalah nikmat dunia yang hanya sebentar. Bayangkan madu setetes tadi masuk ke mulut pemuda,…sampai dia lupa akan ancaman harimau dan buaya,.. Begitulah kita, ketika kita menerima nikmat sedikit, kita lupa kepada Allah dan ketika susah baru ingat kepada Allah.. Astaghfirullah….

1 menit untuk mengingat Allah

Sebutlah dengan sepenuh hati dengan lidah yang fasih akan:

” subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar la haula wala quwwata illah billahil ‘aliyyil adzim ”

” Hayatilah sedalamnya akan makna ayat demi ayat dan perkataan demi perkataan ”

Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua.
Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci….

Di ambil dari:

Syukron v^_^v

HAMASAH!!!

MAAF

Posted: January 16, 2011 in Artikel

Maaf Setelah acara yang otomatis mau tidak mau harus bertemu dan Mubes laporan syiar, saya akan melupakaaaaaaaaaaaaaaan semuanya, masalah hati terutama. karena saya orang yang sangat aneh. saya ingin minta maaaaaaaaaaaaf atas semua kesalahan dan kekhilafan.

Rintihan dari seorang hamba yang dhoif.
Moga dapat keampunan dari-Mu Rabb
Maafkan kisah lalu hambamu ini Ya Rabb.
Kisah-kisah yang mungkin tak bisa diayalkan lagi seberapa besar dosanya.
Tapi hamba yakin ,
Setiap kekasih Engkau pasti ingin menempuh jalan untuk memiliki kejayaan yang luar biasa.

Dulu memang hamba ingin memiliki yang terbaik, tapi setelah ini hamba yakin hanya Engkau yang memilih siapa yang terbaik itu untuk hamba.
Syukron Ya Rabb.

Hamba cinta Engkau Ya Allah

FENOMENA ANAK PEMINTA-MINTA

Posted: January 14, 2011 in Artikel

Pernah mendengar peribahasa “berilah kail, jangan ikan”? Tapi bagaimana jikalau kata-kata itu kita balik menjadi ”berilah ikan, jangan kail”. Pasti kita tahu apa maksud dari makna tersebut? Teringat akan acara rihlah (berpergian) yang diadakan oleh salah satu Lembaga Dakwah Fakultas Forum Studi Islam Ulul Albab FMIPA UNLAM ke Pantai Batakan, bahwasanya ketika berada disana peribahasa itu muncul dengan tidak sengaja. Tentu itu bisa kita lihat dengan adanya anak-anak peminta yang mungkin dijadikan oleh seseorang yang berkuasa untuk mengumpulkan uang pengunjung atau sekadar profesi harian untuk memenuhi kehidupan sehari-hari mereka. Kata-kata ”Man minta duit Man” seolah-olah mengekspresikan wajah ketidakmampuannya. Inikah wajah dunia anak Indonesia. Ada apa dengan mereka?

Sebenarnya sudah sejak lama hal ini ada, di lampu merah, di tempat Makam Kelampaian, di tempat yang ramai pengunjung dan sebagainya. Kenapa hal ini bisa terjadi? Apa ini perintah dari seseorang seperti orang tuanya yang sengaja menyuruh lantaran faktor ekonomi ataukah dari salah satu orang bos yang bermodal wajah seram yang setiap hari harus menyetor padanya. Alasan kebutuhan ekonomi yang tidak mampu atau memang profesi, menjadikan kesempatan tersebut untuk menarik iba atau simpati dari orang lain. Seorang anak peminta-minta kalau dilihat dari sisi ekonomi, pasti ia memanglah orang yang tidak berpunya, tetapi dari sisi pembelajaran, ia mempunyai tekad yang kuat untuk menafkahi hidupnya sendiri, tampil percaya diri dan tidak tahu malu, yang penting dapat uang dari sang pemberi dan dapat memberikan uangnya untuk sang orang tua.

Mengenai permasalahan sosial yang sering kita lihat dan sering terjadi disekitar kehidupan, peminta-minta pada umumnya adalah ladang amal buat kita. Mereka menadahkan tangan, mengharap sedekah dari orang lain. Perbuatan meminta bantuan bukanlah tercela dalam Islam. Namun, Islam mencela perbuatan suka meminta-minta sebagai kebiasaan yang sering kali dilakukan. Allah menghinakan orang yang menjadikan meminta-minta sebagai profesi atau kebiasaan. Mereka tidak memiliki rasa malu untuk senantiasa meminta belas kasihan orang lain, padahal mampu bekerja secara halal. Ada yang berpendapat mereka itu dianggap kurang mensyukuri karunia Allah, berupa tubuh sehat dan tenaga yang kuat untuk mencari penghidupan.

Nah masalahnya begini, bagaimana bila kebiasaan minta-minta itu dipraktikkan oleh anak-anak, apa dia juga berhak menjadi seorang peminta-minta diusia kecilnya? Yang melatarbelakangi jalannya begitu tentu bukan dari dirinya sendiri, melainkan ajakan dari orang tua atau suruhannya. Ia ingin juga seperti anak kecil pada umumnya sekolah (belajar) dan bermain. Tapi apa daya tak sampai, kondisi orang tualah yang sering dipermasalahkan. Kita sebagai makhluk sosial seharusnya peduli dengan keberadaan sekitar. Pemerintah harusnya bertindak lebih cepat untuk mengurangi anak-anak peminta dijalanan, contohnya seperti memberikan biaya gratis untuk pembayaran sekolahnya atau dengan cara lain yang lebih efektif. Hal ini agar generasi Indonesia tidak dicap sebagai generasi peminta-minta.

Menolong satu sama lain adalah kewajiban semua manusia.. Allah SWT dan  rasul-Nya menganjurkan kita umat-Nya untuk selalu bersedekah, masalah mungkin timbul apabila ternyata kemudian bahwa sedekah yang kita beri kepada peminta tadi  tidak tepat sasaran, bukan lagi urusan kita, karena sedekah hakikatnya adalah ladang amal bagi hamba-hamba Allah yang bertakwa. Sedekah, walaupun kecil  tetapi sangat berharga disisi Allah. Untuk merubah kehidupan itu, tidak semudah membalikkan telapak tangan, mari berbuat untuk sekitar dan tunjukkan kepedulian kita kepada sesama. Semoga berkah apa yang kita lakukan. Aamiin.

Oleh: Muhammad Ery Zulfian

Tertulis setelah fenomena itu terlihat angsung, meremuk hati yang lemah. Maaf Dik, HANYA SEKADARNYA!!!

Terbit di Surat Kabar Radar Banjarmasin, Senin 05 April 2010. Di Post kembali 21.45 WITA, Jumat 14 January 2011.